oh, love…

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسوله الأمين وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

“Dijadikan indah bagi manusia kecintaan kepada aneka syahwat, yaitu wanita-wanita, anak laki-laki, harta yang tidak terbilang lagi berlipat ganda dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah-lah tempat kembali yang baik” (Al Quran Al Kariim Surah Ali Imran ayat 14)

Buya Hamka menyebutkan dalam tafsir Al Azhar Juz III, bahwa pada ayat ini terdapat tiga kata :

Pertama, Zuyyina, artinya diperhiaskan. Maksudnya segala barang yang diingini itu ada baiknya dan ada buruknya, tetapi apabila keinginan telah timbul, yang kelihatan hanya eloknya saja dan lupa akan buruk atau susahnya.

Kata Kedua, Hubb, artinya kesukaan atau cinta.

Kata Ketiga, Syahwat, yaitu keinginan-keinginan yang menimbulkan selera yang menarik nafsu buat mempunyainya.

Seiring pula apa yang disampaikan oleh Prof. Quraish Shihab dalam Tafsir Al Mishbah Volume 2 tentang ayat ini :

Jika anda berkata “dijadikan indah”, maka sesuatu yang dijadikan indah itu bisa jadi benar-benar indah, seperti keimanan yang dijadikan indah oleh Allah di dalam hati orang-orang yang beriman (Quran Surah Al Hujurat ayat 7)

Atau bisa jadi juga ia buruk, tetapi diperindah oleh pemuka-pemuka masyarakat, sebagaimana pemimpin kaum musyrikin memperindah pembunuhan anak-anak dalam pandangan masyarakat mereka. (Quran Surah Al An’aam ayat 137)

Atau bisa jadi juga yang memperindah keburukan adalah setan, semisal yang ditunjukkan dalam Quran surah Al Anfaal ayat 48)

Yang diperindah adalah kecintaan kepada aneka syahwat. Syahwat ialah kecenderungan hati yang sulit terbendung kepada sesuatu yang bersifat inderawi, material.

“Anda perhatikan redaksi ayat diatas, Yang dijadikan indah adalah “LOVE”, bukan hal-hal yang disebutkan sesudahnya. Bisa jadi ada diantara apa yang disebut dalam rinciannya itu bukan merupakan dorongan hati yang sulit atau tidak terbendung. Tetapi kalau ia telah dicintai oleh seseorang maka ketika itu ia menjadi sulit atau tidak terbendung.

Dua paparan senada dari dua kitab tafsir yang berbeda itu memberikan kita pelajaran untuk juga berhati-hati dengan apa yang sering kita sebut dengan…. love…

WAllahu  A’lam

Perihal lataghdhab
Herbal Shop Al-Khair | Mudah, Aman dan Amanah | Segala Kebaikan Obat Ada di Thibbun Nabawi dan Herbal Alami :: FORMAT PEMESANAN LEWAT SMS :: Jenis Produk, Jumlah#Nama#Alamat (RT/RW, Kel/ Kec, Kodepos)#No. HP#Bank KIRIM KE 081210110323. Barokallahu fykum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: