MADU

Madu Ar-Royyan 500 gr
Harga
Rp 45.000,- Rp 40.250,-
Madu Hutan Liar 500 gr
Harga
Rp 45.000,- Rp 40.250,-
Madu Shofiy 500 gr
Harga
Rp 45.000,- Rp 40.250,-
Madu Habbats Blackseed Honey 250gr
Harga
Rp 55.000,- Rp 50.750,-
Jamu Madu Albarokah 700 gr
Harga

Rp 95.000,- Rp 90.750,-
Madu Propolis Hitam 300 gr
Harga
Rp 85.000,- Rp 80.250,-

Madu Hitam 3 In 1 Diabet Jasmine
Harga
Rp 60.000,- Rp 55.000,-

Madu Zein Ramuan 3 Herbal
Harga
Rp 45.000,- Rp 40.250,-

Madu Sambung Tresno – Madu Herbal Khusus Pasutri
Harga
Rp 55.000,- Rp 50.750,-
Madu Kejantanan 350 gr
Harga
Rp 80.000,- Rp 75.000,-
Madu Kejantanan 140 ml
Harga
Rp 65.000,- Rp 60.250,-
Madu Pasak Bumi 350 gr
Harga
Rp 50.000,- Rp 45.500,-
Syamil Dates Honey 125ml
Harga
Rp 22.000,- Rp 20.750,-
Madu Tahniq 175 gr
Harga
Rp 22.000,- Rp 20.750,-
Jelly Madu For Kids
Harga
Rp 22.000,- Rp 20.750,-
Madu Mesir Al-Mishri
Harga
Rp 50.000,- Rp 45.500,-
Madu Yaman Al-Maraai
Harga
Rp 200.000,- Rp 185.000,-
Madu Kashmir 1 kg
Harga
Rp 250.000,- Rp 235.500,-
Madu Asy-Syifaa’u
Harga
Rp 45.000,- Rp 40.250,-
Madu Putih x-tra Propolis
Harga Rp 15.000,-
Tahniq – Kurma+Madu
Harga Rp 15.000,-

FAST RESPOND: 0812 10110 323

FORMAT PEMESANAN LEWAT SMS
Jenis Produk, Jumlah#Nama#Alamat (RT/RW, Kel/ Kec, Kodepos)#No. HP#BANK
KIRIM KE 0812 10 1 10 323

Sejarah MaduMadu sudah digunakan manusia sejak berabad-abad yang lalu. Pada zaman Mesir kuno, madu sudah menjadi barang kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Bahkan pada masa itu, masyarakat Mesir menghargai madu dengan harga yang tinggi sekali bahkan menyamai harga mata uang yang langka. Dalam upacara adat sekalipun mereka juga menggunakan madu untuk memberi makan kepada binatang yang akan dipersembahkan kepada dewa-dewa. Bahkan sebelum itu manusia sudah menggunakan madu sejak puluhan abad sebelum Mesir hal ini terbukti karena di gua Africa dan Spanyol ada gambar manusia mengumpulkan madu sementara itu ada gambar lebah mengitari di atas mereka. Berikut ini adalah sejarah madu dari sebelum masehi sampai sesudah masehi:

  • Tahun sebelum masehi 7000 : Di gua Africa dan Spanyol terdapat gambar orang mengumpulkan madu dari retakan batu dan pohon sementara lebah mengitari atas mereka.
  • Tahun 3000 : Di Mesir madu di pakai oleh sebagian besar orang sebagai pemanis.Nilai madu sangat tinggi, bahkan biasa di pakai sebagai alat pembayaran.
  • Tahun 2100 : Madu di sebutkan dalam tulisan Sumeria dan Babylonya, kode Hittie, dan tulisan India dan Mesir, serta diperkirakan berusia lebih tua dari itu.
  • Tahun 2100 : Bahasa Inggris madu yaitu ‘honey‘ diperkirakan berasal dari bahasa Jerman ‘Honig‘.
  • Tahun 2000 : Mesir sudah memelihara lebah di sarang buatan.
  • Tahun 1650 : Mesir kuno menggunakan madu sebagai komponen(bersama lemak hewan dan serat tumbuhan)untuk mengobati luka, sebagai pembuktian yang tertulis di Smith Papyrus.
  • Tahun 1100 : Bir Jerman diberi pemanis madu.
  • Tahun 1100 : Petani Jerman membayar membayar pajak dalam bentuk madu dan lilin lebah.
  • Tahun 1600 : Orang Spanyol menemukan bahwa penduduk asli Meksiko dan Amerika Tengah telah mengembangkan metode pemeliharaan lebah untuk memproduksi madu.
  • Tahun 1638 : Orang Eropa meperkenalkan lebah madu Eropa ke New England.
  • Tahun 1638 : Ditemukan bukti dokumentasi lebah madu di Amerika Utara.
  • Tahun 1822 : Lebah madu pertama diperkenalkan ke Australia.
  • Tahun 1842 : Lebah madu pertama kali di perkenalkan ke Selandia Baru.
  • Tahun 1850 : Lebah madu di bawa ke California angka hibridasi dengan koloni asli untuk meningkatkan produksi.
  • Tahun 2005 : Selandia Baru memiliki 320.000 sarang lebah yang memproduksi panen musiman kira-kira 8600 ton madu.

Mengapa Sarang Lebah Berbentuk Segi enam?

Karena dalam hal ini lebah membangun sarangnya dengan menyusun dari sudut-sudut yang berbeda. Biasanya dari empat titik yang berbeda dan bertemu di tengah. Dalam tingkat kesalahannya sangat kecil bahkan tanpa kesalahan sedikitpun. Sarang berbentuk segi enam merupakan bentuk yang terbaik karena dalam hal ini lebah menyimpan madu dalam jumlah besar. Penggunaan bahan baku lilin pun sedikit. Dalam rongga sarang yang dibuat lebah antara satu dengan yang lainnya dibelakang selalu dibuat dengan kemiringan 13 derajat dengan posisi miring keatas. Dengan maksud agar madu yang telah disimpan tidak tumpah dalam masa penyimpanan.

Dan mengapa sarang lebah tidak dibuat dalam bentuk lain?
Karena jika dalam bentuk yang lain akan terbentuk celah kosong di antara satu kantong dengan kantong lainnya dan juga lebah membutuhkan banyak sekali bahan baku lilin dalam pembuatan sarang tersebut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: